Kamis, 05 April 2012

Tafsir Ayat Riba


Ayat-ayat Riba
            Riba secara bahasa berarti “Al-Ziyadah” yang artinya tambahan. Menurut ulama hanafiyah riba berarti tambahan pada harta pengganti dalam pertukaran harta dengan harta. Ulama sepakat bahwa hokum riba adalah Haram. Maka, mengenai keharaman Riba Al-Quran telah menurunkan beberapa ayat atas pengharamannya namun Allah tidak menurunkan Ayat-ayat tersebut secara sekaligus tapi dengan “Tanjiim” atau sedikit demi sedikit agar manusia dapat menerima hukum yang telah ditetapkan Allah SWT dengan baik. Maka karena al-Quran bersifat “Tanjiim” tersebut. Maka, Ayat mengenai keharaman riba disampaikan melalui 4 fase. Berikut Fase penurunan beserta dengan ayatnya:
1.      Kesejarahan
Pada fase ini Allah SWT hanya menerangkan Bagaimana riba itu sendiri. Yang dijelaskan dalam QS. Ar-ruum: 39 yang berbunyi:
!$tBur OçF÷s?#uä `ÏiB $\/Íh (#uqç/÷ŽzÏj9 þÎû ÉAºuqøBr& Ĩ$¨Z9$# Ÿxsù (#qç/ötƒ yYÏã «!$# ( !$tBur OçF÷s?#uä `ÏiB ;o4qx.y šcr߃̍è? tmô_ur «!$# y7Í´¯»s9'ré'sù ãNèd tbqàÿÏèôÒßJø9$# ÇÌÒÈ
Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, Maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, Maka (yang berbuat demikian) Itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).(Ar-ruum:39)
Ayat diatas menyatakan : siapa yang menafkahkan hartanya demi karena Allah, dia akan memperoleh kebahagiaan, sedang yang menafkahkannya dengan riya serta untuk mendapatkan populeritas, bahkan ia akan kecewa atau merugi. Menurut para ualma pakar tafsir dan hukum al-Qurthubu dan ibn al-arabi, demikian juga al-biqai, ibnu katsir, syayid quthub dan masih banyak yang lain, bahwariba yang di maksud dalam ayat ini adalah riba yang halal. Ibn katsir menamainya riba mubah. Mereka antara lain merujuk kepada sahabat nabi saw ibn ‘abbas ra, dan beberapa tabiin yang menafsirkannya dalam arti hadiah yang di berikan seseorangdengan mengharapkan imbalan yang lebih.
2.      Pelarangan Riba untuk Yahudi
Fase ini menjelaskan mengenai pelarangan Allah terhadap riba bagi Orang Yahudi. Sesuai dengan QS. An-nisa:160-161 berikut:
5Où=ÝàÎ6sù z`ÏiB šúïÏ%©!$# (#rߊ$yd $oYøB§ym öNÍköŽn=tã BM»t7ÍhŠsÛ ôM¯=Ïmé& öNçlm; öNÏdÏd|ÁÎ/ur `tã È@Î6y «!$# #ZŽÏWx. ÇÊÏÉÈ ãNÏdÉ÷{r&ur (#4qt/Ìh9$# ôs%ur (#qåkçX çm÷Ztã öNÎgÎ=ø.r&ur tAºuqøBr& Ĩ$¨Z9$# È@ÏÜ»t7ø9$$Î/ 4 $tRôtGôãr&ur tûï̍Ïÿ»s3ù=Ï9 öNåk÷]ÏB $¹/#xtã $VJŠÏ9r& ÇÊÏÊÈ

160.  Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan atas (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan Karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah,
161.  Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal Sesungguhnya mereka Telah dilarang daripadanya, dan Karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil. kami Telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.

Pada ayat ini dijelaskan bahwa bangsa yahudi merupakan sebuah kelompok pembangkang. Karena seringkali mereka melakukan dosa besar, mereka terlalu sering berbuat aniaya. Hingga banyak dari sesuatu yang dahulu Allah halalkan untuk mereka kini Allah haramkan, karena kedzaliman kedurhakaan mereka yang selalu membunuh dan menganiaya nabi Allah SWT. diantara sesuatu yang diharamkan Allah SWT bagi mereka yaitu sapi dan domba yang Allah larang melalui kitab taurat. Begitu juga dengan Riba Alllah SWT juga melarang Riba bagi kaum Yahudi, namun tetap saja mereka melakukan Riba. Begitulah buruknya kaum Yahudi.


3.      Pengharaman Riba berlipat

$ygƒr'¯»tƒ šúïÏ%©!$# (#qãYtB#uä Ÿw (#qè=à2ù's? (##qt/Ìh9$# $Zÿ»yèôÊr& Zpxÿy軟ÒB ( (#qà)¨?$#ur ©!$# öNä3ª=yès9 tbqßsÎ=øÿè? ÇÊÌÉÈ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda[228]] dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. (Ali `Imran:130).

[228]  yang dimaksud riba di sini ialah riba nasi'ah. menurut sebagian besar ulama bahwa riba nasi'ah itu selamanya Haram, walaupun tidak berlipat ganda. Riba itu ada dua macam: nasiah dan fadhl. riba nasiah ialah pembayaran lebih yang disyaratkan oleh orang yang meminjamkan. riba fadhl ialah penukaran suatu barang dengan barang yang sejenis, tetapi lebih banyak jumlahnya Karena orang yang menukarkan mensyaratkan demikian, seperti penukaran emas dengan emas, padi dengan padi, dan sebagainya. riba yang dimaksud dalam ayat Ini riba nasiah yang berlipat ganda yang umum terjadi dalam masyarakat Arab zaman Jahiliyah.
Fase berikutnya yaitu pengharaman riba yang berlipat. Allah SWT mulai melarang riba bagi seluruh manusia meski terkesan hanya untuk riba yang berlipat. Namun Allah tentu saja memiliki strategi yang sangat baik agar hamba-Nya dapat menjalankan hukum yang ditetapkan-Nya. Allah SWT sengaja tak melarang secara langsung Riba baik yang sedikit ataupun yang berlipat, tapi allah SWT mulai melarang hanya dari riba yang berlipat karena riba sudah mendarah daging dalam sistem perekonomian pada saat itu. Dan strategi ini dilakukan yang dampaknya Masyarakat mulai bisa membiasakan untuk tidak menggunakan riba yang berlipat.

4.      Penegasan keharaman Riba
Berikut ayat penegasan keharaman riba yaitu QS. Al-Baqoroh:275-280
$ygƒr'¯»tƒ šúïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qà)®?$# ©!$# (#râsŒur $tB uÅ+t/ z`ÏB (##qt/Ìh9$# bÎ) OçFZä. tûüÏZÏB÷sB ÇËÐÑÈ bÎ*sù öN©9 (#qè=yèøÿs? (#qçRsŒù'sù 5>öysÎ/ z`ÏiB «!$# ¾Ï&Î!qßuur ( bÎ)ur óOçFö6è? öNà6n=sù â¨râäâ öNà6Ï9ºuqøBr& Ÿw šcqßJÎ=ôàs? Ÿwur šcqßJn=ôàè? ÇËÐÒÈ
278.  Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.
279.  Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), Maka Ketahuilah, bahwa Allah dan rasul-Nya akan memerangimu. dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), Maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.

Sebenarnya pada fase ini tidak hanya ayat diatas yang menjadi ayat penegasan Al-Quran masih ada ayat yang lain yakni QS. Al-Baqoroh 275-280 lengkapnya namun penegasan keharaman berada pada ayat ini meski dengan ayat-ayat lain sangat berkaitan. Pada ayat ini Allah SWT benar-benar melarang riba bagi muslim bahkan Allah SWT juga memberikan penegasan dengan memastikan Rasul-Nya akan memerangi hamba-Nya yang masih tetap menikmati riba dalam kehidupannya. Bahkan dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa ali ibnu abu talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa barang siapa yang masih tetap menjalankan riba maka sudah menjadi kewajiban imam kaum muslim untuk memerintahkannya untuk bertaubat, jika ia mau maka bebas ia dari dosa-dosa dan azab allah SWT tapi jika tidak maka pancunglah lehernya.
Dari riwayat ini tersirat bahwa Allah SWT benar-benar mengecam orang yang tetap melakukan riba. Dan apabila kita sudah menghindari riba maka kita tak akan menganiaya orang lain dengan mengambil riba darinya dan juga tak akan dianiaya karena harta pokok kita dikembalikan tanpa ada tambahan ayau pengurangan melainkan sasuai dengan apa adanya.

Senin, 02 April 2012

Tugas tafsir I

            Zakat menurut bahasa  berarti Suci , Tambah, Tumbuh, dan berkembang.  Karena dengan zakat harta bisa bertambah, kemudian tumbuh dan selanjutnya bekembang.. Zakat juga berfungsi sebagai pembersih (suci) baik itu jiwa maupun harta, yang pada akhirnya hal itu menjadi pembeda dari  jenis zakat. Zakat pertama yaitu zakat fitrah yang fungsinya sebagai pembersih diri dan kedua Zakat Maal yang fungsinya sebagai pembersih (suci) harta yang dimiliki karena pada harta yang kita miliki ada hak orang lain yang perlu kita berikan.
Zakat merupakan rukun islam yang ketiga yang tentu banyak penjelasan mengenai hal ini dalam al-Quran. Salah satunya ialah surat at-taubah: 60 yang berbunyi sebagai berikut:
إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاء وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِّنَ اللّهِ وَاللّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Pada ayat ini dijelaskan bahwa ada 8 golongan yang berhak mendapatkan zakat , dan dalam hal ini Allah SWT mewajibkan membayar kepada 8 golongan tersebut tanpa diwakilkan. Namun bukan berarti kedelapan golongan ini harus diberi semua secara sekaligus, tapi 8 golongan ini adalah merupakan pilihan dari golongan mana yang akan kita beri zakat.
Berikut 8 golongan tersebut:
a.       Fakir, menurut ibnu jarir dan beberapa ulama lain ialah orang yang tidak mampu tapi, tidak mau meminta-minta.
b.      Miskin, juga menurut ibnu jarir dan beberapa ulama lain miskin merupakan orang yang tidak mampu tapi ia mau meminta-minta.lain dengan sebuah hadis dikatakan bahwa miskin adalah orang yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya dan diketahui orang sehingga ia diberi sedekah, tapi ia tidak meminta-minta.
c.       ‘Amil, adalah orang yang mengelola zakat
d.      Muallaf Quluubuhum,  ada beberapa macam diantaranya, di beri zakat agar ia masuk islam dan di beri zakat untuk memperbaiki kualitas imannya.
e.       Ar-riqob (Hamba Sahaya), yang dimaksud ialah hamba sahaya yang melakukan perjanjian bebas.
f.        Al-Ghorimun, Orang yang memiliki banyak tanggungan atau hutang.
g.      Fisabilillah, orang sedang melakukan peperangan dan tidak di beri gajih atau orang yang sedang berada di jalan allah.
h.      Ibnu saabil, orang yang berada di suatu negeri dan bukan negeri dia sendiri tapi tidak memiliki cukup uang untuk kembali ke negaranya.
Kemudian ayat selanjutnya yang juga membahas mengenai zakat yaitu surat At-taubah:103 yang berbunyi:
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلاَتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Dalam ayat ini Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW agar mengambil sebagian dari harta-harta orang kaya agar dengan zakat yang mereka berikan itu mereka dapat membersihkan dan mensucikan diri dan harta mereka, yang kemudian setelah harta mereka diambil Allah memerintahkan nabi agar selalu mendo’akannya adan memohonkan ampun bagi mereka agar mendapat ketenangan setelah memberikan sebagian hartanya.
            Ayat selanjutnya ialah surat al baqoroh: 267
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَنفِقُواْ مِن طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُم مِّنَ الأَرْضِ وَلاَ تَيَمَّمُواْ الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنفِقُونَ وَلَسْتُم بِآخِذِيهِ إِلاَّ أَن تُغْمِضُواْ فِيهِ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ
Pada ayat ini Allah SWT menganjurkan agar menzakatkan harta yang baik bukan harta yang buruk karena apabila seseorang menerima harta yang buruk bukankah ia akan melihat dengan memicingkan mata? Oleh karena itu berikanlah zakat dengan harta yang sebaik-baiknya karena tentu semua orang inginkan yang terbaik dan tak selayaknya jika memberikan harta yang buruk yang kita sendiri tak ingin jika diberikannya. Ini didukung dengan pernyataan ibnu Abbas bahwa Allah memerintahkan kepada mereka untuk berinfak dengan harta yang baik, paling disayang dan paling disukai bukan dengan harta yang buruk, jelek dan berkualitas rendah. namun meskipun Allah memerintahkan untuk memberikan harta yang terbaik bukan berarti Allah membutuhkan harta terbaik tersebut, karena Allah maha kaya dan tak membutuhkan kekayaan yang lainnya.
Ayat selanjutnya surat Al-Hasyr:7
مَّا أَفَاء اللَّهُ عَلَى رَسُولِهِ مِنْ أَهْلِ الْقُرَى فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاء مِنكُمْ وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Pada ayat ini di jelaskan agar harta tak hanya berputar atau dimonopoli oleh orang kaya saja sehingga merka menggunakannya dengan kehendak dan hawa nafsu mereka dan tidak memberikan hartanya pada orang-orang miskin. Sebagian fungsi zakat juga agar hal ini tidak terjadi dan penggunaan harta tidak dapat dimonopoli oleh orang-orang kaya melainkan juga dapat dinikmati oleh orang-orang miskin yang lainnya. Oleh karena itu sebaiknya kita zakatkan sebagian harta kita dengan harta yang baik dan di berikan kepada orang yang tepat agar perekonomian Negara ini terbantu dan terjadi pemerataan.






Referensi
Ad-Dimasyqi, Al imam abu fidha isma’il ibnu katsir, Tafsir Ibnu katsir, sinar baru Algesindo, Bandung 2000

Minggu, 01 April 2012

Dakwah ekonom Robbani

Semangat Ekonomi syariah takkan pernah pudar karena kehidupan takkan pernah terlepas dari ekonomi. namun  kita sebagai seorang manusia menginginkan sebuah sitem yang baik, terlebih sebagai seorang ,muslim tentu membutuhkan sebuah sistem yang baik untuk mengelola perekonomian yang sesuai syariah yang telah ditetapkan Allah SWT.
Selama ini para cendikiawan muslim telah berusaha untuk membangkitkan semangat ekonomi robbani, hingga kini mulai muncul kepercayaan dari masyarakat terhadap ekonomi syariah. yang secara normatif merupakan sistem yang terbaik. meski begitu cendikiawan muslim saat ini masih membuthkan kadernya untuk meneruskan cita-cita mulia mereka menciptakan ekonomi syariah yang berjalan sesuai aturannya.
Saat ini, meski warga telah mulai mempercayai ekonomi syariah tetap saja menganggap ekonomi syariah itu hanya bergelut dalam dumia perbankan, dan itu pun tidak percaya sepenuhnya mereka masih menganggap bahwa bank syariah hanyalah bank konvensional yang disyariahkan denagn istilah-istilah syariah perbankan. padahal meski benar begitu keadaan sebagai muslim kita harus tetap mendukung dengan mempercayakan keuangan kita pada perbankan syariah, agar tujuan mensyariahkan bank dan faktor pendukungnya terealisasi.
bukan hanya itu ekonomi syariah juga menbutuhkan ekonom yang sangat kompeten yang tentunya memiliki moral yang baik agar tak terjadi kekecauan sistem. terkadang sistem yang dijalankan sudah merupakan sistem yang terbaik yang mungkin tingkat keberhasilan telah mencapai 100% tapi hanya karena pelaku yang tak memiliki moral yang baik maka sebuah sistem akan hancur tanpa menghasilkan tujuannya sendiri.

Senin, 30 Januari 2012

my shio



12 Shio - Karakter berdasarkan Zodiak Binatang Cina
Shio Ayam - Karakteristik, Pekerjaan, Calon Pasangan

Jan.22,1909 to Feb.09,1910
Feb.08,1921 to Jan.27,1922
Jan.26,1933 to Feb.13,1934
Feb.13,1945 to Feb.01,1946
Jan.31,1957 to Feb.17,1958
Feb.17,1969 to Feb.05,1970
Feb.05,1981 to Jan.24,1982
Jan.23,1993 to Feb.09,1994 

Ayam adalah pemikir yang cepat yang sangat praktikal dan sangat kaya akan pengetahuan, cenderung memilih focus terhadap apa yang sudah dicoba daripada mengambil resiko yang tidak diperlukan. Ayam biasanya pemerhati yang baik. Sangat sulit untuk lari dari perhatian Ayam, karena mereka memiliki mata dibelakang kepalanya! Kualitas ini dapat menjadikan Ayam dianggap sebagai paranormal, tapi sebenarnya bukan seperti itu; sebaliknya, Shio ini senang memperhatikan hal-hal detail yang membuat dia mendapatkan analisa yang kuat. Ayam sangat cocok menjadi pengacara, pembedah otak (?) dan akuntan. Di luar semua itu, Ayam sangat terbuka dan menghargai kejujuran orang lain.
Ayam bukanlah pencuriga dan tidak memiliki kepentingan untuk menyembunyikan keburukan. Mereka buku yang terbuka, mengatakan kebeneran dan menjaga ucapannya. Jika kamu membantu mereka, mereka akan memberi hormat untuk itu. Sifat kepercayaan ini dapat membuat penipu memperdayakan si Ayam, tapi sebenarnya itu bukan ide yang baik. Ingat, Shio ini selalu membuka matanya di setiap waktu.
Ayam juga cenderung sangat perfeksionis dan mengharapkan memegang control, terutama terhadpa penampilan mereka. Berdebat dengan Ayam bisa menjadi sangat lama. Diperhatikan dan dikagumi menjadi impian bagi Ayam, dan mereka dapat menunggu dalam waktu yang lama untuk mendapatkan pengakuan ini. Ayam juga menyukai pergi keluar kota, terlebih jika mereka ada dalam kelompok yang menyukai dia. Ayam sangat memperhatikan penampilan berapapun biaya yang harus dikeluarkan.
Ayam juga mengharapkan control dari sekitarnya, termasuk siapapun itu. Ayam akan menjaga rumah agar tetap rapih dan mengharapkan kekasih, pasangan dan anggota keluarga untuk tetap menjaga kerapihan dan berperilaku baik. Hal ini dapat menjadi masalah bagi orang lain. Ayam perlu mendapatkan rekan yang tepat, orang yang mengerti sifat alami dari Shio ini. Dengan orang yang tepat, Ayam akan sangat setia, mempercayai dan mendukung kekasihnya.
Ayam perlu belajar untuk menghargai hati dan jiwa mereka termasuk penampilan mereka. Mereka sangat pandai dan memiliki pemikiran yang tajam membuat mereka dihargai. Shio ini juga akan berbuat terbaik untuk belajar mengadopsi filosofi "live and let live"; mungkin sama dengan logika yang dimiliki si Ayam adalah tidak efisien untuk menghabiskan waktu mengganggu orang lain akan membantu si Ayam belajar menjadi diri sendiri.
Pasangan yang paling cocok untuk si Ayam adalah Kerbau dan Ular.

Minggu, 01 Januari 2012

2012

Tahun yang dari dulu penuh perbincangan karena rumor "kiamat 2012", sampai saat ini alhamdulillah aku masih bisa merasakan ni'matnya tahun 2012 dengan permulaan yang baik. Mudah-mudahan selanjutnya pun akan selalu diiringi dengan hal yang baik, meski banyak aral melintang semoga aku dapat melaluinya dengan tindakan dan pikiran positif hingga berujung dengan hal positif pula.
Amien..
dimulai denagn UAS yang alhamdulilla berjalan Lancar.. semoga berlanjut dengan target yang berjalan lancar..

Sabtu, 10 Desember 2011

Jalan Hidup

Ketika kehidupan di mulai, mungkin untuk fase awal kita tidak akan pernah berfikir apa yang akan dan harus kita lakukan. Tapi ketika kita telah berada pada fase selanjutnya barulah kita sadari bahwa kita perlu tahu apa yang akan dan harus kita lakukan. begitu juga dengan diriku, setelah diri merasa cukup untuk menentukan jalan hidup barulah kumulai untuk menata diri. saat aku menyadari bahwa itu memang benar-benar perlu aku mulai dengan merencanakan kehidupan, seringkali aku merencanakan tapi berjalan dengan mulus. mungkin ini slah satu dari pengalaman hidupku, dimana pada rencana awal aku begitu ingin terjun pada dunia sains seperti kedokteran, begitu cinta aku pada dunia kedokteran hingga seringkali aku mencari sesuatu berbau kedokteran, tapi mungkin ini sudah kehendak Allah bahwa aku tak diizinkan untuk mendalami itu. maka aku mulai kehidupanku yang baru.
Di kehidupanku yang saat ini sedang kujalani kucoba merubah arah pandanganku yang dulu mungkin terlalu fanatik terhadap sesuatu yang saat ini sedikit bertentangan denagn kenyataan yang kualami. kini kumulai untuk mendalami ekonomi, aku yakin bahwa sesuatu yang akan kita dalami meski tak sesuai dengan harapan atau cita-cita kita dari kecil akan berbuah baik ketika memang serius. untuk itu kurubah arah jalan hidupku untuk melihat segala sisi dari segi ekonomoi agar keseriusanku dalam hal ini berbuah baik.
Jadi, untuk siapapun yang yang ingin berbagi info mengenai perekonomian saya sangat berharap bisa meluangkan tulisan dan waktunya di Blog ini.